Jumat, 05 Oktober 2007

(joke) maksa deh...


Atasnya putih bawahnya Item ?
*Kuntilanak pake stoking

Disukai sekaligus dibenci oleh pria ?
*Ketemu Cewek cakep, nggak tahunya kuntilanak

Disukai sekaligus dibenci oleh wanita?
*Kuntilanak pake kaen kafan ketat


Barang mewah apa yg bikin stress ?
*Mobil BMW isi Kuntilanak

Apa yang mengharukan sekaligus mendebarkan ?
*Lagi sedih dipeluk kuntilanak

Baju apa yg cocok dipake ke kondangan tapi gak pernah dipake ke kondangan?
*Batik motif kuntilanak

Apa artinya sudah jatuh tertimpa tangga ?
*Artinya sudah gaji kecil, tiap pulang kerja ketemu kuntilanak pula..

Kecil item, gak ada yg berani megang ?
*Semut nempel di kuntilanak

Berapa umur kuntilanak ?
*Dibawah 10 tahun, klo 10 s/d 20 namanya KuntilABG, diatas 20 - namanya Kuntilremaja ...

Agama Dan Kehidupan Bernegara


Hanya sedikit memperhatikan sikap dan sifat dari para pejabat, Artis dan Masyarakat indonesia, mengapa ya, bangsa indonesia sebagai bangsa besar yang beragama, tetapi memilki korupsi dan tindakan yang kurang terpuiji.

Dimana letak norma-norma aturan aturan agama yang hampir seluruh agama tidak ada yang mengajarkan tentang keburukan, dari agama islam, Kristen, budha, hindu semua mengarahkan untuk kehidupan yang lebih baik di dunia dan di akhirat.

Agama melarang kita untuk mencuri, tetapi yang terjadi saat ini hampir sebagian besar pejabat banyak yang menjadi pencuri, dari korupsi, manipulasi, mark up harga, pemotongan hak rakyat, uang admistrasi siluman dan lainya.

Agama melarang untuk memamerkan bentuk tubuh, berpakaian transparan, tapi ketika dibentuk UU anti pornografi, banyak yang protes, melanggar hak asasi manusia, feminisme dan lain-lainya.

Apakah agama saat ini dipisahkan dari kehidupan dunia, sering saya tersenyum dalam kekecewaan, seorang sahabat berkata, “ Maksiat jalan terus, tetapi sholat tidak ketinggalan” Astagfirullah…, orang seperti ini yang merusak agama, merusak ahlak mereka sendiri. Inilah sedikit gambaran tentang orang yang mengaku beragama tetapi tetap menjalankan kemaksiatan.

Apakah agama dalam negara ini hanya sebuah seremonial belaka, coba lihar saat perayaan maulid nabi, idul adha, idul fitri, natal, nyepi, waisak, seluruh pejabat, artis, masyarakat semua berduyun-duyun menghadirinya, dalam hati kecil yang nakal bertanya apakah tujuan mereka merayakan, apakah hanya sebatas seremoni, mencari populaitas, sebagai pemimpin bangsa, atau mereka benar-benar menghayati arti dari perayaan agama tersebut. Hanya berharap dan berdoa semoga mereka menyadari makna perayaan agama tersebut dan semakin menjadikan masyarakat Indonesia lebih beragama.

Lucu melihat sikap para pejabat, ketika mereka kampanye mereka menjual agama untuk program perbaikan kehidupan rakyat, tetapi ketika mereka menjabat, dan mereka di dakwa korupsi, menggunakan uang rakyat, kemana dulu idealis mereka, dimana yang katanya atas nama agama.

Dan saya pun tertawa melihat kisah artis atau orang yang sok artis ketika hari biasa mereka menggunakan pakaian yang seronok dan serba terbuka, ketika satu momen bulan ramadhan mereka bertransformasi menutup diri semua, apakah hanya untuk laku di tayangkan di televisi….

Hanya bertanya dimanakah posisi agama pada masyarakat negara ini, mengapa agama tidak dijadikan petunjuk untuk menjalan kan hidup, kadang saya melihat masyarakat, hanya menjadikan agama sebagai setatus di KTP, karena mereka menjalankan agama sesuai kehendak hati, saat ada suatu perintah yang enak meraka melakukan, dan perintah yang susah dan tidak enak mereka tidak akan mengerjakan. Seperti saat ada sunah laki-laki boleh beristri lebih dari 2, hampir banyak laki-laki yang melakukannya.

Dan yang membingungkan, saat polri, FPI, dan unsure masyarakat lain yang beramai-ramai menutup tempat hiburan malam, apakah hanya saat bulan puasa hiburan malam, yang identik dengan pelacuran, miras, judi dan penyakit masyarakat lainya di tutup, dimana aparat keamanan saat hari biasa, dimana peraturan yang melarang hiburan malam saat hari biasa. Sebuah kebijakan yang bias dan mengelitik.

Hanya berharap dengan menyatukan agama dan kehidupan maka bangsa ini insya allah menjadi lebih baik, agama sebagai alat kontrol diri, dimana pejabat, artis, dan masyarakat pada umumnya ketika ingin berbuat kejahatan ingant dan mengurungkan niatnya karena agama dan tuhan melarangnya. Semoga!!

“ Maka masuklah ke dalam agama secara kesuluruhan”


Dalam perenunganku, Bertanya Kenapa agama dipisahkan dalam kehidupan
Cikarang, 05 oktober 2007 13:17
Erwin Arianto
Http://blogerwinarianto.blogspot.com

Melepas kepergian bidadari jiwa


Matahari bersembunyi di balik mega
Menutup sinarnya menghalangi bumiku
gelap menyelimuti menghilangkan terang jiwa
Membawa nuansa yang tak terkira

Langit senja kelabu
Derai gerimis jatuh persatu
mengiringi langkah sang bidadari
mengepak sayap cinta dari dalam hati

memang tidak bisa ku mengerti
hadirmu sang bidadari
pancarkan anugrah rasa
Membelai hati yang ada

kau Bidadari jiwa ini
berikan cahaya disetiap detikku
kini kau hempaskan rasa yang kurasakan
Disaat bunga rasa mulai berkuncup

tiadakah jiwa mu mengerti
betapa agungnya cintamu
bagai udara yang kuhirup setiap hari ku
Begitulah arti dirimu dalam hidupku

tiada derita penah kualami
sehancur-hancurnya cintaku
kini ku Mengurai leleh airmata
Melepas kepergian bidadari jiwa
Dengan senyum tak bahagia


Dalam perenunganku, Membuat sesuatu
Cikarang, 05 oktober 2007 13:17
Erwin Arianto
Http://blogerwinarianto.blogspot.com

Kamis, 04 Oktober 2007

Right or wrong Indonesia is my country


Sering kali saya mendengar, orang-orang selalu menghujat, menjelek-jelekan
bangsa sendiri, terkadang sikap pesimistis terhadap bangsa sendiri bergitu
besar, dan hal ini tidak hanya dilakukan oleh rakyat biasa, bahkan pejabat,
seorang intelektual, terkadang menghujat bangsa sendiri.

" ah payah Indonesia seperti ini" sungguh menggugah hati saya,
kita sering menjelek-jelekan kelemahan bangsa ini, tapi sadarkah kita hidup
dimana, kita mencari rejeki dimana, dimana keluarga kita berada����� satu
jawabnya adalah Indonesia.

Terkadang orang menjelekan negara Indonesia, tapi sadarkah kita
beruntung hidup di bumi Indonesia dalam keadaan seperti ini, seperti
layaknya sebuah manusia, bangsa Indonesia memiliki kelebihan dan kekurangan.
Seperti biasa orang hanya memperhatikan kekurangan bangsa ini.

Sadarkah, di negera Indonesia tercinta ini kita hidup merdeka,
terlepas dari ketakutan-ketakutan, tidak seperti beberapa negara tetangga
kita, seperti Myanmar yang rakyatnya hidup dalam ketakukan, tidak merdeka,
mereka di jajah pemerintahnya sendiri, dan banyak negara yang seperti itu,
tidak kah ini suatu anugerah tinggal di Indonesia, karena kemerdekaan adalah
awal dari kreativitas.

Di Indonesia kita memiliki banyak etnis, suku bangsa, tetapi
tidak ada diskriminasi seperti di Malaysia mereka hanya terdiri dari 3 suku
bangsa utama, India, melayu dan china, tetapi etnis minoritas merasa di
tekan dalam kehidupannya, kita di Indonesia tidak ada namanya suku
minonritas, karena kita memiliki Bhineka Tunggal Ika, karena kita mengakui
keragaman, kita bangsa Indonesia bisa tidak mendeskriminasikan suku-suku
tertentu. Semua bebas mendapat fasilitas dan kesempatan yang sama. Kita
banyak memiliki suku bansa suku aceh, dayak, papua, jawa, bali, batak,
ambon, cina dan lainya. Kita hidup dalam kerukunan yang indah. Inilah
kelebihan Indonesia.

Kadang kita mengeluh negara lain lebih maju lebih cepat, benar
memang Malaysia, singapura bisa berkembang lebih cepat kenapa kita lihat
dari luas wilayah, mereka bisa lebih maju karena yang mereka bangun lebih
sedikit, dan kita harus membangun luas wilayah yang luas dengan dipersatukan
lautan yang luas, maka mungkin pembangunan di Indonesia memerlukan waktu
yang lebih lama, tetapi di beberapa kota telah berkembang dengan baik, jadi
jangan terlalu menyalahkan pembangunan yang lambat, dengan luasnya negera
Indonesia biaya untuk membangun, lama waktu membangun akan lebih lama dan
lebih besar.

Terkdaang orang yang menghujat, atau pesimistis terhadap
Indonesia hany bisa memberi kritik, ketika saya bertanya kepada beberapa
sahabat yang sering mengkritisi tentang Indonesia, memang solusinya seperti
apa, dan hanya tergagap dan lebih sering berkata "tidak tahu", kalau tidak
tahu akan solusi, kenapa harus mengeluh, boleh mengkritik, kalau kita
memiliki solusi dari yang kita kritik.

Di Indonesia kita memiliki kebebasan untuk mengemukakan pendapat
dengan bebas tanpa rasa takut, di beberapa negara komunis, china, rusia,
beberapa negara Asean di negara yang dibilang lebih maju di Malaysia,
Thailand, Singapura, tidak terdapat kebebasan mengmukan pendapat.

Walau memang tidak lepas dari kekurangan yang dimiliki, saya
bangga menjadi warga negara Indonesia, karena Indonesia sedang membangun,
dan disini lah kita dilahirkan, menjalankan kehidupan,, dan mungkin kita
akan dimakamkan di bumi Indonesia tercinta. Jadi jangan hanya bisa
mengkritik Indonesia, mari kita bangun Indonesia dengan pemikiran kita
sebagai rakyat. Karena Right or wrong Indonesia is my country, karena
Indonesia adalah bangsa yang besar, bermartabat dan terhormat."

"Mari satukan Visi, bersatu membangun Indonesia yang lebih baik"

Menjadikan Indonesia lebih baik
Cikarang, 3 oktober 2007
Erwin Arianto
Main ke http://blogerwinarianto.blogpsot.com

Berdiriku diantara dua purnama

Berdiriku diantara dua purnama
Memandang indah pada sang bayang
Menerawang di sudut sukma
Mencari pada rasa yang hilang

Purnama begitu indah
Menebar rasa hati merakah
Membawa takdir bertitah
Berharap semua ini sebuah anugrah

Datangnya dua cinta di dalam hati
Membawa suatu rasa yang tak dapat dimengerti
Tak ingin menyakiti kedua dewi
Hanya ingin merasakan cinta sang bidadari

Cinta adalah caraku memandang mu
Cara ku bercerita tentang rinduku
Cara ku menikmati senyum manismu
Cara ku menjagamu dalam setiap gerakmu

Dalam batas kebimbangan diriku
Tak pernah menyesali arti hadirmu
Menikmati dibelai mesra lembut jemarimu
Menikmati setiap detik bersamu
Dalam bimbangku aku tidak bisa memilih
Karena cinta bukan lah sebuah pilihan


Dalam perenunganku, coret-coret aja
Cikarang 4 oktober 2007 10:12
Erwin Arianto
http://blogerwinarianto.blogspot.com

Jangan menyalahkan diri sendiri


Cerita dari seorang sahabat, ketika dia tidak berhasil dan gagal dalam melakukan sesuatu cita-cita tujuan untuk menjadi sukses, sahabat saya tidak menyalahkan orang lain, tetapi yang terjadi dia menyalahkan diri sendiri.

Menyalahkan diri sendiri bahwa dirinya merasa tidak mampu. Ini berbeda dengan Mengakui Kesalahan. Kalau mengakui kesalahan adalah karena kita jujur, dan kita bersifat ksatria mengakui bahwa kita salah dan kita akan mencari jalan keluar untuk kesalahan yang kita buat.

Sedangkan Menyalahkan diri sendiri karena suatu kegagalan adalah hal yang bermakna kurang baik atau negative, menyalahkan diri sendiri cenderung mengganggap diri ini kurang mampu, kurang cakap, atau merasa diri bersalah.

Sifat menyalahkan diri sendiri, membuat kita tenggalam dalam ketidak percayaan diri, dan membuat kita cenderung pesimistis atas kemampuan yang kita miliki, hal ini tidak baik untuk kemajuan kita dan perkembangan diri kita.

Karena bila kita gagal, atau salah kita seharusnya mencari tau factor kegagalan yang membuat kita gagal, bila memang factor ke tidak mampuan diri sendiri, seharusnya hal ini menjadi factor semangat kita untuk dapat memperbaiki diri dan meningkatkan kemampuan kita, tidak membuat kita tenggalam menyalahkan diri sendiri.

Sikap menyalahakan diri sendiri kadang membuat kita merasa inferior, kita tidak punya kemampuan. Kita sering membandingkan keberhasilan orang lain dengan kekurangan kita, sehingga keberhasilan orang lain dianggap Wajar karena mereka punya sesuatu lebih yang kita tidak punya.

Sikap menyalahkan diri sendiri membuat kita tidak bisa bersaing, tidak mempunyai nilai lebih, percaya deh di dalam diri kita tersimpan kekuatan yang tidak diliki orang lain, dan kita pun memilik kekurangan. Jangan tonjolkan kekurangan kita, tunjukan kelebihan bakat yang kita miliki.

Intropesksi diri gali kemampuan kita, diskusi dengan sahabat, orang tua, rekan tentang kelebihan kita, tonjolkan kemampuan kita, seorang sahabat dalam suatu kantor saya yang dulu dianggap kurang mampu dalam bekerja dalam bidang A, ketika dia pindah kantor dia bisa mendapat jabatan jauh lebih baik pada bidang yang berbeda.

Keberanian kita untuk mengambil keputusan berubah adalah yang terpenting, jangan hanya terpaku dallam kekurangan diri, mari kita cari kelebihan diri kita, dan jangan pernah menyalahkan diri kita pada ketidak mampuan kita. Karena hanya akan membuat kita tenggelam dalam ketidak berdayaan, sadari dan rubah cara pandang, dan pola hidup maka anda akan menjadi lebih baik dalam mencapai cita-cita dan kesuksesan akan menghampiri anda.

“ yakin lah anda mempunyai kelebihan pada suatu bidang, cari dan temukan keunggulan anda maka anda akan menjadi sukses “
“ Jangan pernah menyalahkan diri sendiri, karena kesalahan di sebabkan banyak factor, cari, temukan dan perbaiki kesalahan maka akan jadi pengalaman yang berharga“

Dalam Perenungan, Membantu sahabat tidak menyalahkan diri sendiri
Cikarang 04 Oktober 2007 9:42
Erwin Arianto
Http://blogerwinarianto.blogspot.com

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting