Kamis, 26 Juli 2007

Berbagi Matahari

Matahariku satu
Selalu setia menyinari bumiku
Selalu setia memberi keceriaan pada duniaku
Selalu setia memberi kesempatanku melihat langit biru

Pada suatu ketika ku temukan matahari sedang berduka
Membuat sinar gemilangnya meredup
Membuat cintanya berpudar padaku
Membuat bumiku menanti kehadiranya

Matahariku Satu
Diapun bercerita tentang dukanya
Tentang luka yang dideritanya
Tentang sisa waktu yang dimilikinya

Matahariku hilangkan kedukaanmu
Aku disini selalu setia disisimu
Aku disini untuk mengobati lukamu
Aku disini untuk melihat senyum dari bibirmu

Matahariku walau dengan lukamu yang tak terobati
Walau dengan waktu yang tersisa
Aku tak peduli, aku tetap berada disisi
Karena kau sangat berarti bagiku, bagi duniaku

Matahariku
Lihat senyuman penantian dari semua yang ada
Lihat lah pengharapan mereka atas hadirmu
Lihat mereka yang rela berbagi dan menanti
Lihat lah mereka yang mencintaimu
Teruslah bersinar matahariku
Kau terlalu berhaga untuk ku tak terganti
Walau waktu malam kau bersembunyi di balik bulan
Aku selalu kan berbagi matari dengan semua


Dalam Kesendirianku yang kutujukan untuk shinta ku terus lah bersinar cinta untuk ku
Cimanggis-Depok 25 July 2007

Erwin Arianto
See more about my artikel & Poem on
Http://erwinarianto.blogspot.com

0 komentar:

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Web Hosting